BANYUMAS - Minta dipijat lebih lama tapi tak dikabulkan, Dadang Suhendar (50), warga Dukuh Cipecang, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, menganiaya istrinya, Carsem (50), kemarin.
Selain memukuli istrinya dengan pentungan kayu, tersangka juga mengancam akan membunuh istri dan anaknya dengan parang dan gergaji. Tak puas dengan perbuatan itu, pria asal Jawa Barat yang menikahi Carsem itu juga mengamuk.
Kasur di atas ranjang disiram dengan minyak cat lalu dibakarnya. Lemari yang ada di dalam kamar pun dihancurkan dan tembok rumah dirobohkan. Akibat amukannya itu, perabot rumah tangganya rusak dan rumahnya nyaris ludes dilalap api. Sementara itu akibat pemukulan, Carsem menderita memar-memar diwajahnya, lecet di paha dan kakinya.
Kasus penganiayaan itu diduga dilatarbelakangi rasa cemburu tersangka terhadap korban. Sebagai suami, dia cemburu dan menuduh istrinya punya pria idaman lain (PIL). Tersangka kemarin siang meminta istrinya untuk memijatnya. Permintaan itu pun dituruti Carsem.
Setelah berlangsung beberapa menit, korban berhenti karena sudah dianggap cukup. Namun Dadang meminta istrinya memijat lebih lama lagi. Permintaan tambahan itu ditolak oleh istrinya. Penolakan tersebut berbuntut. Tersangka menuduh penolakan itu dilakukan istrinya karena Carsem dituduh memiliki pira lain di hatinya.
Tersangka lalu mengambil sebatang kayu lalu mengayunkannya ke tubuh istrinya. Ayunan kayu itu mengenai bagian wajah dan kaki istrinya hingga memar. Carsem yang ketakutan buru-buru lari keluar rumah.
Suaminya masih mengejar dengan membawa senjata tajam sambil mengancam akan membunuh korban dan anaknya. Beruntung korban dan anaknya lolos dari ancaman itu. (G23-55n)
(sumber :suara merdeka)
27 September 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar